Skip to main content

HMD Global Pastikan Pembaruan Keamanan untuk Nokia

HMD Global menegaskan komitmennya untuk memberikan pembaruan software dan keamanan secara rutin guna memastikan kenyamanan pemilik smartphone Nokia.

HMD mengklaim smartphone Nokia memimpin dalam pembaruan software dan security dibandingkan merk Android ternama lainnya dengan 94% dari portofolionya telah mendapat pembaruan ke versi Android terbaru dalam kurun waktu setahun sejak peluncuran.

Selain itu, dengan pembaruan OS hingga dua tahun secara cuma-cuma, smartphone Nokia menyediakan akses lebih lama ke inovasi-inovasi terbaru.

Sebagai satu-satunya produsen smartphone yang menghadirkan manfaat pembaruan software rutin pada beragam lini harga produk, HMD Global tetap pada janjinya dalam menyediakan pengalaman premium kepada seluruh konsumen.

Android 10 versi terbaru juga telah tersedia pada sebagian besar smartphone Nokia.

Dengan smartphone Nokia, konsumen mendapatkan pengalaman Android murni, aman dan terkini, memastikan tidak ada bloatware.

Pada riset yang dilakukan F-Secure Consulting pada smartphone-smartphone unggulan, ditemukan aplikasi-aplikasi pre-loaded dalam perangkat mobile dengan Android skin yang dikustom dapat menimbulkan masalah dan celah yang dapat dimanfaatkan untuk tindak kejahatan.

Pada Juli 2020, HMD Global menegaskan kembali komitmennya dalam bidang mobile, enterprise dan cyber security dengan membangun Centre of Excellence di Tampere, Finlandia.

Lembaga riset dan pengembangan ini mengeksplorasi cara baru dalam menghadirkan teknologi seperti pengunci perangkat dari jarak jauh, pengelolaan enterprise mobility, keamanan software pada perangkat mobile, mengamankan jaringan komunikasi dan pengujian kotak hitam.

Karel Holub, General Manager, Indonesia for HMD Global, menyampaikan, “Kami percaya sebuah ponsel harus dibuat atas dasar security, reliability, dan dependability sejak dalam rancangannya. Sejak peluncuran smartphone Nokia pertama, kami terus mempertahankan hal tersebut untuk berbagai portofolio produk dan lini harga.”

“Dengan pure Android, kami memberikan pilihan kepada para fans untuk menciptakan sendiri petualangan Android mereka. Pembaruan OS secara rutin dan keamanan perangkat terkini pada seluruh portofolio, kami terjemahkan menjadi smartphone yang dapat dipercaya oleh para fans kami setiap hari,” tutup Holub.

Asus Konfirmasi ROG Phone 3 Edar di Indonesia 24 September

Akhir Juli lalu Asus resmi meluncurkan ROG Phone 3 secara global, melalui siaran live strraming. Setelah edar di sejumlah negara di Eropa, perangkat akhirnya akan mendarat di Indonesia.

Di hadapan sejumlah media nasional, Muhammad Firman, Head of PR Asus Indonesia, menegaskan ketersediaanya.

“Masih dalam tahap produksi, beberapa di antaranya mulai dikirim ke Jakarta. Rencananya kita akan launching ROG Phone 3 pada 24 September,” ungkap Firman, Kamis (3/9/2020).

Sudah dijajakan di sejumlah negara, suksesor ROG Phone 2 itu ditenagai prosesor terbaru Qualcomm, Snapdragon 865 Plus berpadu dengan RAM LPDDR5 dan penyimpanan UFS 3.1. Chip elite gaming itu mampu menghasilkan kecepatan CPU Clock mencapai 3.1GHz.

Kapasitas RAM pada ROG Phone 3 seluas 16GB disertai dengan penyimpanan mencapai 512GB. Tersedia juga versi RAM 12GB dengan storage 512GB.

Smartphone gaming terbaru Asus diklaim dapat mendukung game mobile secara nonstop berkat 6000mAh dengan teknologi power saving serta dukungan fitur costum battery mode. Perangkat juga dibekali dengan pengisian daya cepat 30W.

ROG Phone 3 tampil dengan layar AMOLED 6,59 inci. Untuk mendukung pengalaman gaming, Asus membekalinya dengan kemampuan refresh rate 144Hz dengan kecepatan touch sampling rate mencapai 270Hz yang bisa meminimalisir touch latency hingga 25ms.

Di sektor fotografi, Asus memilih sensor Sony IMX686 sebesar 64MP sebagai kamera utama dari konfigurasi Triple Camera. Dua lensa lainnya, mencakup 13MP ultra wide, dan sebuah lensa makro.

Sejumlah fitur pendukung turut menyertainya, seperti mode Video Pro, Wind Filter dan fungsi Acoustic Focus untuk membuat kualitas video lebih menonjol. Ada juga kamera depan 24MP untuk selfie grup berkualitas tinggi dan video streaming langsung.

Di Eropa, dalam satu paket penjualannya, Asus menyertakan Aero Active Cooler 3. Perangkat berupa kipas pendingin eksternal clip-on AeroActive Cooler 3 mampu memberikan peningkatan aliran udara ke hotspot pada casing, khususnya area di sekitar CPU dan chip 5G. Klaimnya, dapat menurunkan suhu permukaan hingga 4°C.

Pada output audio, ponsel menggunakan Sistem audio GameFX yang baru dipadukan dengan spesialis pengoptimalan audio Dirac, yang menghadirkan dua speaker stereo yang menghadap ke depan yang menghadirkan audio yang kuat dan imersif.

Ada juga All-new game mode yang memungkinkan pengguna menentukan lokasi pemain menggunakan algoritma audio yang unik.

Untuk memperkuat pengalaman gaming bagi pengguna, ROG Phone 3 dibekali sejumlah fitur gaming, berupa ROG Connect, Game Gennie, Unparalleled Connectivity, Side-Mounted Port, serta Quad-Microphone System.

Di Eropa, ROG Phone 3 dibanderol 1.099 Euro atau setara Rp18,6 juta untuk RAM 16GB/512GB dan 999 Euro setara Rp16,9 juta dengan RAM 12GB/512GB.

Daftar Ponsel Terkencang Agustus 2020 Versi AnTuTu, Xiaomi Mi 10 Ultra Teratas

Perusahaan pengukur kinerja smartphone, AnTuTu, merilis daftar ponsel terkencang edisi Agustus 2020. Dalam laporan bulan ini, AnTuTu merilis dua daftar sekaligus, yakni smartphone kelas atas (flagship) dan kelas menengah (mid-range).

System-on-chip (SoC) buatan Qualcomm, Snapdragon 865, menguasai daftar smartphone terkencang di segmen flagship. Duduk di posisi teratas adalah Xiaomi Mi 10 Ultra dengan skor benchmark 646.730 poin.

Mi 10 Ultra mengambil alih posisi yang pada bulan lalu diduduki oleh Oppo Find X2 Pro.

Di urutan kedua adalah ponsel gaming sub-brand Vivo, iQoo 5 (non-pro) dengan perolehan 637.616 poin. Disusul urutan ketiga adalah Asus ROG Phone 3 yang ditenagai chipset Snapdragon 865 Plus dengan skor 629.245 poin.

Asus ROG Phone 3 menjadi satu-satunya ponsel di dalam daftar yang ditenagai Snapdragon 865 Plus. Meski Snapdragon 865 Plus merupakan chipset teratas, Asus ROG Phone 3 masih sedikit tertinggal dari Mi 10 Ultra dan iQoo 5 yang menggunakan Snapdragon 865.

Menurut AnTuTu, Asus masih belum mengoptimalkan software dengan baik untuk Snapdragon 865 Plus sehingga harus puas di urutan ketiga.

Di posisi keempat dan kelima secara berurutan ditempati oleh ponsel gaming lainnya, yakni Black Shark 3S dengan skor 620.311 dan Vivo X5o Pro Plus dengan skor 608.396.

Sementara itu, duo Oppo Find X2 yang menduduki peringkat pertama dan kedua pada Juli lalu turun ke peringkat keenam dan ketujuh pada Agustus ini.

Dalam mengurutkan daftar smartphone terkencang, AnTuTu melakukan sejumlah tes. Skor yang terpampang merupakan hasil rata-rata yang didapat.

Beralih ke segmen menengah, daftar ini terlihat lebih variatif dibanding segmen flagship karena tidak dikuasai satu varian SoC saja.

Ponsel yang ditenagai chipset MediaTek dan Kirin mendominasi daftar. Namun, ada pula beberapa ponsel yang “diotaki” chip Snapdragon.

Urutan pertama dan kedua ditempati oleh Redmi 10X 5G dan Redmi 10X Pro 5G berturut-turut.

Keduanya sama-sama ditenagai MediaTek Dimensity 820. Skor keduanya terpaut tipis, Redmi 10X 5G mendapat skor 396.887, lalu Redmi 10X Pro 5G mendapat nilai 396.001.

Di posisi ketiga diisi Honor 30 yang ditenagai Kirin 985 dan mendapat skor 391.930. Kemudian, urutan keempat dan kelima diduduki Huawei Nova 7 dan Huawei Nova 7 Pro yang juga sama-sama ditenagai Kirin 985.

Huawei Nova 7 memperoleh skor 384.964, sedangkan versi Pro meraih skor 382.845. Hanya ada dua smartphone dalam daftar ini yang ditenagai Snapdragon, yakni Redmi K30 5G dengan Snapdragon 768G dan Oppo Reno4 5G dengan Snapdragon 765G.

Dirangkum dari Gizmochina, Jumat (4/9/2020), Redmi K30 5G dan Oppo Reno4 5G masing-masing menempati urutan kesembilan dan kesepuluh.

Berikut daftar lengkap smartphone flagship terkencang versi AnTuTu edisi Agustus 2020:

  1. Mi 10 Ultra (16 GB/512 GB)
  2. iQoo 5 (12 GB/256 GB)
  3. Asus ROG Phone 3 (12 GB/256 GB)
  4. Black Shark 3S (12 GB/256 GB)
  5. Vivo X50 Pro Plus (12 GB/256 GB)
  6. Oppo Find X2 Pro (12 GB/256 GB)
  7. Oppo Find X2 (8 GB/256 GB)
  8. Mi 10 Pro (12 GB/512 GB)
  9. iQoo Neo3 (8 GB/256 GB)
  10. Redmi K30 Pro (8 GB/ 256 GB)

Untuk daftar smartphone mid-range terkencang versi AnTuTu bulan Agusus 2020, daftarnya adalah sebagai berikut:

  1. Redmi 10X 5G (8 GB/128 GB)
  2. Redmi 10X Pro 5G (8 GB/ 128 GB)
  3. Honor 30 (8 GB/256 GB)
  4. Huawei Nova 7 (8 GB/128 GB)
  5. Huawei Nova 7 Pro (8 GB/128 GB)
  6. Honor X10 (6 GB/128 GB)
  7. Honor 30S (8 GB/128 GB)
  8. Huawei Nova SE (8 GB/128 GB)
  9. Redmi K30 5G (6 GB/ 128 GB)
  10. Oppo Reno4 5G (8 GB/ 128 GB)

Realme Ungkap Strategi Produk Terbarunya di IFA 2020

Realme hari ini mengumumkan akan menghadiri IFA 2020 pada 4 September mendatang dan menggelar “realme Brand Launch Conference 2020” di Berlin. Pada konferensi pers tersebut, Realme akan memperkenalkan strategi dan rencana produk terbaru mereka.

Sky Li, Founder dan CEO realme, menyatakan “Realme berkomitmen untuk membangun produk berkualitas tinggi dengan performa dan desain yang selalu terdepan. Hal itulah yang menjadikan Realme menduduki puncak sebagai vendor smartphone TOP 7 di dunia hanya dalam waktu 18 bulan dan mendapatkan 45 juta pengguna sebelum perayaan 2 tahun realme berdiri. Di IFA 2020, Realme akan mengumumkan rencana brand dan produk terbarunya ke dunia internasional serta terus menghadirkan produk unggulan untuk semua orang.”

Ini adalah debut realme di ajang IFA. ini menunjukkan bahwa Realme telah membuat langkah besar di pasar Eropa. Setelah sukses di India dan Asia Tenggara, Realme akan fokus pada pasar Eropa dan menjadikannya sebagai inti strategi mereka.

Oleh karena itu, Realme menunjuk Madhav Sheth sebagai Vice President of realme, CEO of Realme India and Europe, demi kesuksesannya di Eropa. Terlebih lagi, Realme secara resmi akan melebarkan sayap ke Amerika Latin sejak debutnya di IFA dan menghadirkan lebih banyak produk teknologi terdepan.

Sejak 2020, Realme secara global berusaha mencapai “Global Popularizer of 5G” dengan meluncurkan berbagai produk 5G. Dalam 2-3 tahun kedepan, Realme berencana untuk menghadirkan produk 5G yang mencakup semua segmen harga dan mempopulerkan teknologi 5G yang canggih untuk semua anak muda secara global.

Perangkat Baru Huawei Dukung Dual 5G dan WiFi 6+

Huawei, saat ini tengah memperjuangkan kelangsungan hidupnya di pasar smartphone. Larangan terbaru AS memastikan bahwa itu memblokir semua jalan bagi Huawei untuk memperoleh chip. Namun, ini tidak menghentikan Huawei untuk mengembangkan lebih banyak smartphone.

Seperti kabar yang mengungkap bocoran smartphone baru Huawei. Dikatakan ponsel pintar itu membawa dukungan koneksi dual 5G serta WiFi 6+. Ini digaungkan oleh pembocor Weibo populer melalui cuitan di Twitter.

Dia membocorkan, “Saya menemukan ponsel di sebuah lembaga penelitian Huawei. Saya mendengar itu sedang diuji. Saya tidak tahu kapan akan dirilis. Cari titik terang pada gambar ”. Gambar tersebut menunjukkan bahwa ponsel mendukung dual 5G dan WiFi 6+. Namun, belum jelas apakah perangkat tersebut merupakan ponsel seri Huawei Mate 40.

Terlepas dari itu, saat ini, sebagian besar smartphone atau prosesor Android memiliki dukungan jaringan 5G. Namun, dalam status kartu ganda, bisa jadi mendukung 5G dan 4G.

Khusus ponsel dengan Dimensity 1000+ mendukung 5G + 5G dual standby, 5G + 5G smart switching. Namun demikian, agregasi operator ganda 5G juga membutuhkan dukungan pembaruan OTA berikutnya, seperti dilaporkan dari Gizmochina, Senin (31/8).

Meski begitu, belum dapat dipastikan perangkat baru yang dimaksud Huawei, yang terdekat hanya ada perangkat Mate 40 yang tiba dalam waktu beberapa minggu ke depan.

Xiaomi Potong Harga Redmi 8, Redmi Note 8, dan Redmi 8A Pro

Merayakan ulang tahun ke-10, Xiaomi Indonesia memberikan potongan harga khusus untuk pembelian ponsel Redmi 8, Redmi Note 8, dan Redmi 8A Pro.

Harga ketiga ponsel seri Redmi 8 itu dipangkas sebesar Rp 200.000. Harga khusus ini berlaku mulai tanggal 24 Agustus hingga 31 Agustus 2020.

Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, mengatakan bahwa program ini merupakan rasa terima kasih kepada pengguna setia Xiaomi di Indonesia. Menurut Alvin, Indonesia menjadi salah satu pasar yang penting bagi Xiaomi.

“Inilah cara kami berterima kasih atas dukungan dari pengguna dan mitra setia dengan
menghadirkan beragam kejutan seperti peluncuran produk dan promo menarik,” kata Alvin dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8/2020).

Potongan harga ini bisa didapatkan langsung melalui pembelian di halaman resmi Mi.com dan sejumlah e-commerce rekanan.

Dari pantauan KompasTekno, harga Redmi 8, Redmi Note 8, dan Redmi 8A Pro di halaman Mi.com sudah mendapat pemotongan harga.

Berikut perubahan harga Redmi 8, Redmi 8A Pro, Redmi Note 8, dan Redmi Note 8 Pro tanggal 24 hingga 30 Agustus 2020:

Redmi 8 (3 GB/32 GB) Rp 1.749.000 menjadi Rp 1.549.000
– Redmi 8A Pro (2 GB/32 GB Rp 1.599.000 menjadi Rp 1.449.000
– Redmi 8A Pro (3 GB/32 GB) Rp 1.699.000 menjadi Rp 1.549.000
– Redmi Note 8 (3 GB/32 GB) Rp 2.099.000 menjadi Rp 1.949.000
– Redmi Note 8 (4 GB/64 GB) Rp 2.299.000 menjadi Rp 2.099.000
– Redmi Note 8 (6 GB/128 GB) Rp 2.899.000 menjadi Rp 2.649.000
– Redmi Note 8 Pro (6 GB/64 GB) Rp 3.099.000 menjadi Rp 2.899.000
– Redmi Note 8 Pro (6 GB/128 GB) Rp 3.499.000 menjadi Rp 3.299.000

Selain potongan harga untuk Redmi 8 series, Xiaomi juga masih akan memberikan sejumlah promosi dalam beberapa waktu ke depan.

Di antaranya adalah potongan harga senilai Rp 1 juta untuk pembelian Mi 10 dan diskon 15 persen untuk pembelian produk ekosistem lainnya. Namun, promo ini belum diumumkan secara resmi oleh Xiaomi.

Punya Baterai 6.000 mAh, Realme C15 Bisa Jadi “Power Bank”

Realme baru saja meluncurkan ponsel terbarunya, Realme C15 di Indonesia. Fitur andalan ponsel ini adalah baterainya yang berkapasitas 6.000 mAh dan telah mendukung fitur Quick Charge 18 Watt.

Daya yang tersimpan di baterai besar tersebut bisa dibagikan ke perangkat lain karena Realme C15 telah mendukung fungsi reverse charging melalui kabel USB OTG.  Artinya, pengguna dapat memanfaatkan Realme C15 sebagai power bank.

Dalam acara peluncuran yang diadakan secara online, Selasa (28/7/2020), Product Manager Realme Indonesia Felix Christian mengatakan Realme C15 bisa digunakan mengisi baterai berbagai gadget seperti ponsel, smartwatch, hingga earphone TWS.

“Keluaran dayanya (reverse charging) 6,5 watt,” ujar Felix. Realme C15 diklaim dapat mengisi baterai Realme Watch hingga 16 kali, Realme Band hingga 33 kali, dan Buds Air Neo hingga 6 kali.

Fitur reverse charging sendiri sebenarnya sudah lama ada di ponsel Android, baik buatan Realme maupun dari merek lain. Sebelumnya, ponsel C11 yang juga besutan Realme juga memiliki kemampuan serupa, meski kapasitas baterainya lebih kecil di angka 5.000 watt.

Untuk jenis konektornya, Realme C15 masih mengandalkan micro USB. Felix beralasan ini karena pengguna di Indonesia masih banyak mengandalkan port tersebut, dibanding USB tipe C yang lebih modern.

Selain baterai 6.000 mAh, Realme C15 dibekali chip MediaTek Helio G35, layar IPS LCD 6,5 inci dengan resolusi Full HD Plus, dan empat kamera belakang.

Harganya dipatok sebesar Rp 2 juta untuk varian 3 GB/ 64 GB, Rp 2,2 juta untuk varian 4 GB/ 64 GB, dan Rp 2,5 juta untuk varian 4 GB/ 128 GB. Ada dua pilihan warna yang disediakan, yakni Marine Blue dan Seagull Silver.

 

Mirrorless Sony A7S Mark III Meluncur, Bisa Rekam Video 4K 120 FPS

Lama ditunggu, Sony akhirnya memperkenalkan kamera mirrorless terbaru dari seri full-frame A7S, yakni A7S Mark III. Kamera ini merupakan penerus dari model A7S Mark II sebelumnya yang hadir lima tahun lalu.

A7S Mark III menggunakan sensor full-frame EXMOR R CMOS backside-illuminated (BSI), masih dengan resolusi 12 MP seperti dua model terdahulu. Sensor tersebut dipasangkan dengan prosesor gamber Bionz XR.

Lini A7S memang mengutamakan kinerja low-light dan video sehingga resolusi sensornya tidak setinggi seri A7 maupun A7R. Meski demikian, A7S Mark III sanggup merekam video 4K dengan tingkat sensitivitas hingga ISO 409.600.

Kamera ini juga dapat merekam video 4K dengan frame rate 120 FPS dan video HLD HDR 10-bit 4:2:2 di dalam kamera, atau video 16-bit RAW di recorder eskternal via HDMI. Sony turut mengklaim bahwa A7S Mark III memiliki rentang dynamic range hingga lebih dari 15 stop.

Color profile yang didukung mencakup S-Gamut, S-Gamut 3, dan S-Gamut3.Cine. Ada juga dukungan format video XAVC HS dengan codec H.265 yang lebih efisien, sebagaimana dihimpun dari GSM Arena, Rabu (29/7/2020).

Sistem autofokus A7S Mark III mengandalkan 759 titik phase-detect AF yang mencakup 92 persen area frame. Kecepatan burst yang mampu dihasilkan adalah 10 frame per detik, dengan fitur eye AF yang bisa digunakan baik di mode foto maupun video.

Seperti A7S Mark II sebelumnya, sensor A7S Mark III memiliki sistem In-Body Image Stabilizer (IBIS) 5-axis yang disebut mampu menghasilkan kompensasi goyangan hinggga 5.5 stop.

Untuk pertama kalinya di jajaran kamera mirrorless full frame Sony, A7S Mark III mengusung layar sentuh 3 inci dengan engsel fully articulated yang mengayun ke arah samping, dan bisa diputar ke segala arah, termasuk menghadap ke depan.

Electronic Viewfinder memiliki resolusi setinggi 9,44 MP dengan panel OLED.Tak ketinggalan, ada dua card slot yang masing-masing bisa dipasangi kartu memori jenis SDXC/ SDHC UHS-II atau CFexpress tipe A.

A7S Mark III kini menggunakan baterai NP-FZ100 seperti A7 Mark III dan A7R Mark III. Daya tahannya diklaim hingga 60 persen lebih lama dibanding baterai A7S Mark II.

Sony berencana mulai memasarkan A7S Mark III pada bulan September mendatang. Harganya adalah 3.500 dollar AS atau Rp 51,2 juta (body only).

Deretan Smartphone 5G yang Akan Dirilis Tahun Ini

Cakupan jaringan 5G semakin meluas di beberapa negara. Meskipun, sejumlah negara lain masih belum memiliki infrastruktur yang memadai untuk menggunakan jaringan 5G, termasuk di Indonesia.

Absennya jaringan 5G di sejumlah negara tidak menyurutkan euforia 5G yang ramai tahun ini.
Beberapa vendor smartphone dikabarkan akan saling mengeluarkan ponsel 5G baru mereka tahun ini.

Beberapa di antara vendor tersebut sudah merilis beberapa ponsel 5G sejak tahun lalu. Smartphone 5G apa saja yang akan meramaikan pasar tahun ini? Berikut rangkuman dari Phone Arena, Minggu (12/7/ 2020).

1. iPhone 12

Phone Arena Bocoran wujud iPhone 12

Dibanding pabrikan ponsel besar lain seperti Huawei atau Samsung, Apple termasuk terlambat dalam merilis ponsel 5G. Sudah lama sebenarnya Apple disebut-sebut akan merilis iPhone 5G.

Namun, rumor itu terpatahkan saat peluncuran iPhnoe 11 yang hanya kompatibel dengan jeringan 4G.

Kemungkinan, Apple baru akan memasang 5G di lini iPhone 12 yang diperkirakan akan rilis akhir tahun 2020 ini.

Menurut rumor yang beredar, iPhone 12 series akan memilki empat model. Keempat model itu terdiri dari iPhone 12 dengan layar 5,4 inci, iPhone 12 Max dengan layar 6,1 inci, iPhone 12 Pro dengan layar 6,1 inci, dan iPhone 12 Pro Max dengan layar 6,7 inci.

Semua layar dibekali panel OLED. Khusus untuk varian “Pro” akan memiliki layar ProMotion display dengan refresh rate 120 Hz.

iPhone 12 kabarnya akan diotaki chipset A14 Bionic. Untuk iPhone 12 dan iPhone 12 Max hanya akan dibekali dua kamera di punggung, sementara iPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Max, memiliki tiga kamera belakang.

Varian Pro diprediksi memiliki kapasitas RAM 6 GB, sementara varian lainnya memilki RAM 4 GB. Sedangkan kapasitas internal paling kecil kabarnya mulai dari 128 GB, bukan 64 GB lagi.

2. Galaxy Note 20 Series

Berbeda dengan Apple, Samsung sudah gencar merilis ponsel 5G mereka sejak tahun lalu. Galaxy Note 20 akan menjadi smartphone flagship 5G Samsung terbaru yang akan dirilis 5 Agustus mendatang.

Kabarnya akan ada tiga model Galaxy Note 20. Galaxy Note 20, Galaxy Note 20 Plus, dan Galaxy Note 20 Ultra.

Namun, rumor soal model terakhir masih simpang siur. Galaxy Note 20 akan dibekali layar 6,4 inci dan Note 20 Plus memiliki bentang layar 6,9 inci.

Keduanya akan dibekali RAM 12 GB dan internal 128 GB. Di sektor kamera, dua varian tersebut akan mengusung kamera utama 108 MP untuk kamera belakang.

Untuk kamera depannya beresolusi 40 MP dan layarnya beresolusi 4K di 60 fps. Galaxy Note 20 series akan diotaki chipset Snapdragon 865 untuk sebagian pasar.

3. Galaxy Z Flip 5G

Selain Galaxy Note 20, Samsung diperkirakan akan merilis ponsel lipat Galaxy Z Flip 5G ditanggal yang sama.

Kabarnya, Galaxy Z Flip edisi baru ini tidak jauh berbeda dengan generasi lama. Seperti Gaalxy Note 20, ponsel lipat ini kabarnya akan ditenagai chipset Snapdragon 865.

4. Galaxy Fold 2

Satu lagi ponsel lipat 5G yang disiapkan Samsung, yakni Galaxy Fold 2. Menurut rumor yang beredar, layarnya berbentang 7,6 inci dan ditenagai chipset Snapdragon 865 yang dipadu dengan RAM 12 GB dan internal 256 GB.

Diprediksi, layarnya akan memiliki refresh rate 120 Hz, namun kemungkinan akan ada opsi 60 Hz.

Ponsel lipat ini akan ditunjang dua baterai yang masing-masing berkapasitas 2.090 mAh dan 2.275 mAh. Salah satu pembaruan yang santer dirumorkan adalah adanya S Pen.

5. Pixel 5 5G

Kemungkinan, Pixel 5 akan menjadi smartphone 5G pertama dari Google. Menurut rumor yang beredar, Pixel 5 5G akan memiliki layar 5,8 inci dengan panel OLED.

Bingkai layar tipis dan kamera selfie mungil yang ada di sisi kiri layar. Pixel 5 5G kabarnya akan diotaki Snapdragon 765 atau 768.

Chipset itu dipilih agar tetap bisa menjual ponsel 5G dengan harga murah. Desas-desus yang beredar, Pixel 5 5G akan dibekali RAM 6 GB dan internal 128 GB.

Menurut informasi yang beredar, Pixel 5 5G akan dirilis sekitar Oktober atau November 2020. Ponsel ini juga akan menjalankan sistem operasi Android 11.

6. OnePlus Nord 5G

Banyak rumor yang beredar soal OnePlus Nord 5G. Namun, satu yang sudah dipastikan adalah chipset yang akan tertanam di jantung perangkat. Ponsel ini akan dibekali dengan chipset yang sudah mendukung jaringan 5G.

Sektor lain seperti kamera, memang masih simpang siur. Ada yang mengatakan bahwa kamera utamaya akan beresolusi 48 MP atau 64 MP. Ponsel ini kemungkinan akan dirlis di pasar Eropa dan India.

7. LG

LG dikabarkan akan merilis sejumlah smartphone 5G murah pada paruh kedua 2020. Ada dua nama smartphone yang digadang-gadang akan diluncurkan, yakni Q9 2020 5G dan Q92 5G.

Ponsel tersebut kabarnya akan rilis pertama kali di Korea Selatan. Belum banyak rumor spesifikasi soal kedua ponsel tersebut. Namun kabarnya, memori internal yang tersedia sebesar 128 GB.

8. Huawei Mate 40 5G

Huawei dikabarkan akan merilis Huawei Mate 40 series pada kuartal IV (Q4) 2020. Belum banyak rumor spesifikasi yang beredar soal Mate 40.

Namun, kemungkinan besar Mate 40 series akan didukung jaringan 5G seperti pendahulunya.
Rumor lain menyebutkan Mate 40 akan ditenagai chipset baru Kirin 1020 yang digadang bakal menjadi chipset terkencang di pasaran.

Selain itu, ponsel ini akan dibekali empat kamera belakang yang salah satunya memiliki resolusi tinggi. Kemudian ada kamera ultra-wide, sensor ToF, dan periskop.

9. Motorola

Motorola juga tidak mau ketinggalan euforia 5G. Kabarnya, Motorola akan merilis ponsel 5G murah untuk pasar AS.

Belum diketahui seri apa yang akan dirilis. Ada yang memprediksi bahwa ponsel 5G murah yang dimaksud adalah Moto G 5G, yang kini sudah dipasarkan di Eropa.

Ponsel tersebut dijual dengan harga kurang dari 500 dollar AS atau sekitar Rp 7,2 juta. Moto G 5G memiliki bentang layar 6,7 inci dan ditenagai chipset Snapdragon 765.

Ponsel ini memiliki empat kamera di belakang dan dua kamera selfie. Baterainya berkapasitas 5.000 mAh.

 

Menjajal Xiaomi Redmi 9, Meluncur di Indonesia 14 Juli

Kesan berat di genggaman terasa saat menggenggam Redmi 9 untuk pertama kali. Ponsel entry-level terbaru dari Xiaomi yang segera masuk Indonesia ini memiliki bobot 198 gram, lebih berat dibanding Redmi 8 dengan bobot 188 gram.

Sementara dimensi Xiaomi Redmi 9 adalah 163,32 x 77,01 x 9,1 mm, lebih bongsor dibanding Redmi 8 yang memiliki dimensi 156,5 x 75,4 x 9,4 mm. Namun dimensi yang lebih besar itu tak jadi soal saat mengoperasikan ponsel.

Secara desain, Redmi 9 membawa penyegaran di lini ponsel low-end Xiaomi. Terlepas dari selera yang subyektif, namun desain Redmi 9 ini memang sedikit berbeda dari Redmi 8. Terutama bagian punggung.

Cangkang pelindung Redmi 9 memiliki dua tekstur yang berbeda. Lingkaran yang mengitari modul kamera, bertekstur halus, sementara bagian luar lingkaran memilki tekstur garis-garis samar.

Bagi yang telapak tangannya sering berkeringat, tekstur ini cukup menolong karena punggung menjadi tidak begitu licin, sehingga nyaman digenggam.

Di punggung Redmi 9 bagian atas terdapat tiga lensa yang berjajar vertikal, dengan panel sensor pemindai sidik jari di urutan terbawah. Di sebelah modul lensa, terdapat satu kamera lain yang ditemani LED flash.

Di sisi kiri, modul kamera terdapat tulisan “AI Quad Camera 13 MP” yang merupakan resolusi kamera utama Redmi 9. Kamera utama itu ditemani kamera ultra-wide 8 MP dan kamera makro 5 MP.

Modul kamera Redmmi 9 yang terdiri dari kamera utama 13 MP, ultra-wide 8 MP dan makro kamera 5 MP yang tersusun vertikal. Satu kamera lain yang terpisah adalah depth sensor 2 MP yang ditemani LED flash. Di bawah tiga lensa kamera terdapat panel pemindai sidik jari.

Satu kamera lain yang letaknya terpisah adalah kamera 2 MP yang berfungsi sebagai depth sensor.  Seperti beberapa seri Redmi sebelumnya, modul kamera di Redmi 9 juga agak menonjol keluar. Namun, kamera depth sensor dan LED flash terlihat rata dengan punggung.

Sementara sisi bawah punggung Redmi 9, seperti biasa nangkring logo Redmi bewarna putih.

Layar Redmi 9 masih menggunakan dot drop display seperti Redmi 8, alias poni mungil untuk rumah kamera depan beresolusi 8 MP. Poni itu tersemat di sisi atas layar berbentang 6,53 inci dengan resolusi full HD Plus.