Skip to main content

HMD Global Pastikan Pembaruan Keamanan untuk Nokia

HMD Global menegaskan komitmennya untuk memberikan pembaruan software dan keamanan secara rutin guna memastikan kenyamanan pemilik smartphone Nokia.

HMD mengklaim smartphone Nokia memimpin dalam pembaruan software dan security dibandingkan merk Android ternama lainnya dengan 94% dari portofolionya telah mendapat pembaruan ke versi Android terbaru dalam kurun waktu setahun sejak peluncuran.

Selain itu, dengan pembaruan OS hingga dua tahun secara cuma-cuma, smartphone Nokia menyediakan akses lebih lama ke inovasi-inovasi terbaru.

Sebagai satu-satunya produsen smartphone yang menghadirkan manfaat pembaruan software rutin pada beragam lini harga produk, HMD Global tetap pada janjinya dalam menyediakan pengalaman premium kepada seluruh konsumen.

Android 10 versi terbaru juga telah tersedia pada sebagian besar smartphone Nokia.

Dengan smartphone Nokia, konsumen mendapatkan pengalaman Android murni, aman dan terkini, memastikan tidak ada bloatware.

Pada riset yang dilakukan F-Secure Consulting pada smartphone-smartphone unggulan, ditemukan aplikasi-aplikasi pre-loaded dalam perangkat mobile dengan Android skin yang dikustom dapat menimbulkan masalah dan celah yang dapat dimanfaatkan untuk tindak kejahatan.

Pada Juli 2020, HMD Global menegaskan kembali komitmennya dalam bidang mobile, enterprise dan cyber security dengan membangun Centre of Excellence di Tampere, Finlandia.

Lembaga riset dan pengembangan ini mengeksplorasi cara baru dalam menghadirkan teknologi seperti pengunci perangkat dari jarak jauh, pengelolaan enterprise mobility, keamanan software pada perangkat mobile, mengamankan jaringan komunikasi dan pengujian kotak hitam.

Karel Holub, General Manager, Indonesia for HMD Global, menyampaikan, “Kami percaya sebuah ponsel harus dibuat atas dasar security, reliability, dan dependability sejak dalam rancangannya. Sejak peluncuran smartphone Nokia pertama, kami terus mempertahankan hal tersebut untuk berbagai portofolio produk dan lini harga.”

“Dengan pure Android, kami memberikan pilihan kepada para fans untuk menciptakan sendiri petualangan Android mereka. Pembaruan OS secara rutin dan keamanan perangkat terkini pada seluruh portofolio, kami terjemahkan menjadi smartphone yang dapat dipercaya oleh para fans kami setiap hari,” tutup Holub.

Asus Konfirmasi ROG Phone 3 Edar di Indonesia 24 September

Akhir Juli lalu Asus resmi meluncurkan ROG Phone 3 secara global, melalui siaran live strraming. Setelah edar di sejumlah negara di Eropa, perangkat akhirnya akan mendarat di Indonesia.

Di hadapan sejumlah media nasional, Muhammad Firman, Head of PR Asus Indonesia, menegaskan ketersediaanya.

“Masih dalam tahap produksi, beberapa di antaranya mulai dikirim ke Jakarta. Rencananya kita akan launching ROG Phone 3 pada 24 September,” ungkap Firman, Kamis (3/9/2020).

Sudah dijajakan di sejumlah negara, suksesor ROG Phone 2 itu ditenagai prosesor terbaru Qualcomm, Snapdragon 865 Plus berpadu dengan RAM LPDDR5 dan penyimpanan UFS 3.1. Chip elite gaming itu mampu menghasilkan kecepatan CPU Clock mencapai 3.1GHz.

Kapasitas RAM pada ROG Phone 3 seluas 16GB disertai dengan penyimpanan mencapai 512GB. Tersedia juga versi RAM 12GB dengan storage 512GB.

Smartphone gaming terbaru Asus diklaim dapat mendukung game mobile secara nonstop berkat 6000mAh dengan teknologi power saving serta dukungan fitur costum battery mode. Perangkat juga dibekali dengan pengisian daya cepat 30W.

ROG Phone 3 tampil dengan layar AMOLED 6,59 inci. Untuk mendukung pengalaman gaming, Asus membekalinya dengan kemampuan refresh rate 144Hz dengan kecepatan touch sampling rate mencapai 270Hz yang bisa meminimalisir touch latency hingga 25ms.

Di sektor fotografi, Asus memilih sensor Sony IMX686 sebesar 64MP sebagai kamera utama dari konfigurasi Triple Camera. Dua lensa lainnya, mencakup 13MP ultra wide, dan sebuah lensa makro.

Sejumlah fitur pendukung turut menyertainya, seperti mode Video Pro, Wind Filter dan fungsi Acoustic Focus untuk membuat kualitas video lebih menonjol. Ada juga kamera depan 24MP untuk selfie grup berkualitas tinggi dan video streaming langsung.

Di Eropa, dalam satu paket penjualannya, Asus menyertakan Aero Active Cooler 3. Perangkat berupa kipas pendingin eksternal clip-on AeroActive Cooler 3 mampu memberikan peningkatan aliran udara ke hotspot pada casing, khususnya area di sekitar CPU dan chip 5G. Klaimnya, dapat menurunkan suhu permukaan hingga 4°C.

Pada output audio, ponsel menggunakan Sistem audio GameFX yang baru dipadukan dengan spesialis pengoptimalan audio Dirac, yang menghadirkan dua speaker stereo yang menghadap ke depan yang menghadirkan audio yang kuat dan imersif.

Ada juga All-new game mode yang memungkinkan pengguna menentukan lokasi pemain menggunakan algoritma audio yang unik.

Untuk memperkuat pengalaman gaming bagi pengguna, ROG Phone 3 dibekali sejumlah fitur gaming, berupa ROG Connect, Game Gennie, Unparalleled Connectivity, Side-Mounted Port, serta Quad-Microphone System.

Di Eropa, ROG Phone 3 dibanderol 1.099 Euro atau setara Rp18,6 juta untuk RAM 16GB/512GB dan 999 Euro setara Rp16,9 juta dengan RAM 12GB/512GB.

Daftar Ponsel Terkencang Agustus 2020 Versi AnTuTu, Xiaomi Mi 10 Ultra Teratas

Perusahaan pengukur kinerja smartphone, AnTuTu, merilis daftar ponsel terkencang edisi Agustus 2020. Dalam laporan bulan ini, AnTuTu merilis dua daftar sekaligus, yakni smartphone kelas atas (flagship) dan kelas menengah (mid-range).

System-on-chip (SoC) buatan Qualcomm, Snapdragon 865, menguasai daftar smartphone terkencang di segmen flagship. Duduk di posisi teratas adalah Xiaomi Mi 10 Ultra dengan skor benchmark 646.730 poin.

Mi 10 Ultra mengambil alih posisi yang pada bulan lalu diduduki oleh Oppo Find X2 Pro.

Di urutan kedua adalah ponsel gaming sub-brand Vivo, iQoo 5 (non-pro) dengan perolehan 637.616 poin. Disusul urutan ketiga adalah Asus ROG Phone 3 yang ditenagai chipset Snapdragon 865 Plus dengan skor 629.245 poin.

Asus ROG Phone 3 menjadi satu-satunya ponsel di dalam daftar yang ditenagai Snapdragon 865 Plus. Meski Snapdragon 865 Plus merupakan chipset teratas, Asus ROG Phone 3 masih sedikit tertinggal dari Mi 10 Ultra dan iQoo 5 yang menggunakan Snapdragon 865.

Menurut AnTuTu, Asus masih belum mengoptimalkan software dengan baik untuk Snapdragon 865 Plus sehingga harus puas di urutan ketiga.

Di posisi keempat dan kelima secara berurutan ditempati oleh ponsel gaming lainnya, yakni Black Shark 3S dengan skor 620.311 dan Vivo X5o Pro Plus dengan skor 608.396.

Sementara itu, duo Oppo Find X2 yang menduduki peringkat pertama dan kedua pada Juli lalu turun ke peringkat keenam dan ketujuh pada Agustus ini.

Dalam mengurutkan daftar smartphone terkencang, AnTuTu melakukan sejumlah tes. Skor yang terpampang merupakan hasil rata-rata yang didapat.

Beralih ke segmen menengah, daftar ini terlihat lebih variatif dibanding segmen flagship karena tidak dikuasai satu varian SoC saja.

Ponsel yang ditenagai chipset MediaTek dan Kirin mendominasi daftar. Namun, ada pula beberapa ponsel yang “diotaki” chip Snapdragon.

Urutan pertama dan kedua ditempati oleh Redmi 10X 5G dan Redmi 10X Pro 5G berturut-turut.

Keduanya sama-sama ditenagai MediaTek Dimensity 820. Skor keduanya terpaut tipis, Redmi 10X 5G mendapat skor 396.887, lalu Redmi 10X Pro 5G mendapat nilai 396.001.

Di posisi ketiga diisi Honor 30 yang ditenagai Kirin 985 dan mendapat skor 391.930. Kemudian, urutan keempat dan kelima diduduki Huawei Nova 7 dan Huawei Nova 7 Pro yang juga sama-sama ditenagai Kirin 985.

Huawei Nova 7 memperoleh skor 384.964, sedangkan versi Pro meraih skor 382.845. Hanya ada dua smartphone dalam daftar ini yang ditenagai Snapdragon, yakni Redmi K30 5G dengan Snapdragon 768G dan Oppo Reno4 5G dengan Snapdragon 765G.

Dirangkum dari Gizmochina, Jumat (4/9/2020), Redmi K30 5G dan Oppo Reno4 5G masing-masing menempati urutan kesembilan dan kesepuluh.

Berikut daftar lengkap smartphone flagship terkencang versi AnTuTu edisi Agustus 2020:

  1. Mi 10 Ultra (16 GB/512 GB)
  2. iQoo 5 (12 GB/256 GB)
  3. Asus ROG Phone 3 (12 GB/256 GB)
  4. Black Shark 3S (12 GB/256 GB)
  5. Vivo X50 Pro Plus (12 GB/256 GB)
  6. Oppo Find X2 Pro (12 GB/256 GB)
  7. Oppo Find X2 (8 GB/256 GB)
  8. Mi 10 Pro (12 GB/512 GB)
  9. iQoo Neo3 (8 GB/256 GB)
  10. Redmi K30 Pro (8 GB/ 256 GB)

Untuk daftar smartphone mid-range terkencang versi AnTuTu bulan Agusus 2020, daftarnya adalah sebagai berikut:

  1. Redmi 10X 5G (8 GB/128 GB)
  2. Redmi 10X Pro 5G (8 GB/ 128 GB)
  3. Honor 30 (8 GB/256 GB)
  4. Huawei Nova 7 (8 GB/128 GB)
  5. Huawei Nova 7 Pro (8 GB/128 GB)
  6. Honor X10 (6 GB/128 GB)
  7. Honor 30S (8 GB/128 GB)
  8. Huawei Nova SE (8 GB/128 GB)
  9. Redmi K30 5G (6 GB/ 128 GB)
  10. Oppo Reno4 5G (8 GB/ 128 GB)

Realme Ungkap Strategi Produk Terbarunya di IFA 2020

Realme hari ini mengumumkan akan menghadiri IFA 2020 pada 4 September mendatang dan menggelar “realme Brand Launch Conference 2020” di Berlin. Pada konferensi pers tersebut, Realme akan memperkenalkan strategi dan rencana produk terbaru mereka.

Sky Li, Founder dan CEO realme, menyatakan “Realme berkomitmen untuk membangun produk berkualitas tinggi dengan performa dan desain yang selalu terdepan. Hal itulah yang menjadikan Realme menduduki puncak sebagai vendor smartphone TOP 7 di dunia hanya dalam waktu 18 bulan dan mendapatkan 45 juta pengguna sebelum perayaan 2 tahun realme berdiri. Di IFA 2020, Realme akan mengumumkan rencana brand dan produk terbarunya ke dunia internasional serta terus menghadirkan produk unggulan untuk semua orang.”

Ini adalah debut realme di ajang IFA. ini menunjukkan bahwa Realme telah membuat langkah besar di pasar Eropa. Setelah sukses di India dan Asia Tenggara, Realme akan fokus pada pasar Eropa dan menjadikannya sebagai inti strategi mereka.

Oleh karena itu, Realme menunjuk Madhav Sheth sebagai Vice President of realme, CEO of Realme India and Europe, demi kesuksesannya di Eropa. Terlebih lagi, Realme secara resmi akan melebarkan sayap ke Amerika Latin sejak debutnya di IFA dan menghadirkan lebih banyak produk teknologi terdepan.

Sejak 2020, Realme secara global berusaha mencapai “Global Popularizer of 5G” dengan meluncurkan berbagai produk 5G. Dalam 2-3 tahun kedepan, Realme berencana untuk menghadirkan produk 5G yang mencakup semua segmen harga dan mempopulerkan teknologi 5G yang canggih untuk semua anak muda secara global.

Elon Musk Sebut Implan Chip Seperti Pakai Fitbit di Otak

CEO Tesla Elon Musk meluncurkan versi terbaru dari prototipe perusahaannya NeuraLink, Link VO.9. Chip ini memungkinkan manusia mengontrol perangkat dengan otak mereka.

Cara kerja dari chip ini ialah membantu menyembuhkan orang dengan kondisi seperti kehilangan ingatan, gangguan pendengaran, kelumpuhan, kebutaan, kerusakan otak, depresi dan kecemasan.

Melansir dari Fox8, Musk mencobanya pada Gertrude seekor babi, dengan menanamkan chip di otaknya. Grafik yang ditampilkan di layar menunjukkan gelombang di dalam otak Gertrude menyala ketika otaknya berkomunikasi dengan moncongnya saat makan.

Musk mengatakan, itu adalah seekor babi yang sehat dan bahagia, dan chip tersebut dapat membaca sinyal dari semua anggota tubuh Gertrude. The Link VO.9, perangkat dengan ukuran koin itu akan masuk ke tengkorak dan benar-benar akan menggantikan sepotong tengkorak.

Ada penutup yang berbentuk selotip bukan bagian dari perangkat, tetapi digunakan untuk melindungi kabel halus yang akan terhubung ke otak setelah ditanamkan. “Ini jauh lebih rumit dari ini, tetapi versi yang disederhanakan adalah seperti Fitbit di otak Anda dengan kabel kecil,” kata Musk.

Sekadar informasi, Fitbit merupakan perusahaan asal Amerika Serikat (AS) yang memproduksi perangkat wearable seperti activity trackers serta smartwatch.

Hal menarik lainnya, Link VO.9 akan dapat terhubung dan berkomunikasi dengan ponsel seseorang. Saat ini perusahaan sedang mengerjakan uji coba manusia, dan menunggu persetujuan yang diperlukan.

Teknologi yang tersedia saat ini mencakup sesuatu yang disebut “Stimulasi Otak Dalam”. Dengan memasukkan implan sejumlah kecil elektroda ke otak Anda, tetapi tidak dapat membaca atau menulis banyak informasi.

NeuraLink didirikan oleh Musk pada tahun 2016 dengan tujuan untuk mengeksplorasi dan meneliti yang menghubungkan otak manusia dengan teknologi komputer. Musk mengatakan teknologi yang dibuatnya membantu lebih dari 150.000 orang.

Perangkat Baru Huawei Dukung Dual 5G dan WiFi 6+

Huawei, saat ini tengah memperjuangkan kelangsungan hidupnya di pasar smartphone. Larangan terbaru AS memastikan bahwa itu memblokir semua jalan bagi Huawei untuk memperoleh chip. Namun, ini tidak menghentikan Huawei untuk mengembangkan lebih banyak smartphone.

Seperti kabar yang mengungkap bocoran smartphone baru Huawei. Dikatakan ponsel pintar itu membawa dukungan koneksi dual 5G serta WiFi 6+. Ini digaungkan oleh pembocor Weibo populer melalui cuitan di Twitter.

Dia membocorkan, “Saya menemukan ponsel di sebuah lembaga penelitian Huawei. Saya mendengar itu sedang diuji. Saya tidak tahu kapan akan dirilis. Cari titik terang pada gambar ”. Gambar tersebut menunjukkan bahwa ponsel mendukung dual 5G dan WiFi 6+. Namun, belum jelas apakah perangkat tersebut merupakan ponsel seri Huawei Mate 40.

Terlepas dari itu, saat ini, sebagian besar smartphone atau prosesor Android memiliki dukungan jaringan 5G. Namun, dalam status kartu ganda, bisa jadi mendukung 5G dan 4G.

Khusus ponsel dengan Dimensity 1000+ mendukung 5G + 5G dual standby, 5G + 5G smart switching. Namun demikian, agregasi operator ganda 5G juga membutuhkan dukungan pembaruan OTA berikutnya, seperti dilaporkan dari Gizmochina, Senin (31/8).

Meski begitu, belum dapat dipastikan perangkat baru yang dimaksud Huawei, yang terdekat hanya ada perangkat Mate 40 yang tiba dalam waktu beberapa minggu ke depan.

Tak Jadi Hari Ini, Blokir Ponsel BM lewat IMEI Molor Lagi

Bulan Juni lalu, Plt Direktur Industri Elektronika dan Telematika Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Achmad Rodjih mengatakan, mesin blokir ponsel ilegal atau black market (BM) akan mulai optimal hari ini, Senin (24/8/2020).

Rencana itu sepertinya harus molor lagi. Sejumlah kendala masih mengganjal optimalisasi aturan IMEI, salah satunya soal administrasi. Pasalnya, mesin hardware Central Equipment Identity Register (CEIR) masih belum diserahterimakan ke pemerintah.

Mesin ini bertugas untuk memverifikasi data dari mesin Equipment Identity Registration (EIR) yang ada di sisi operator seluler untuk selanjutnya dilakukan pemblokiran terhadap ponsel ilegal.

CEIR seharusnya berada di Kemenperin, tetapi saat ini mesin tersebut masih berada di tangan ATSI. Hal itu dikatakan Sekjen Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Marwan O Baasir. Marwan mengatakan, mesin CEIR belum diserahterimakan ke pemerintah.

“Karena CEIR yang beli operator, nanti baru akan kita serahkan ke pemerintah ketika seluruh proyek timeline dari CEIR ini selesai, jadi kami tidak mau menyerahkan di tengah jalan,” jelas Marwan, Jumat (21/8/2020).

Marwan menjelaskan bahwa ATSI masih menunggu berita acara serah terima database berisi TPP Impor dan TPP Produksi yang masih ada di tangan pemerintah.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier mengatakan, berita acara tersebut telah ditandatangani Kemenperin dan akan segera dikirim ke Kominfo.

“Tapi, secara teknis sebetulnya sudah bekerja secara efektif, itu kan cuma administratif aja,” jelas Taufiek, Senin (24/8/2020).

Taufiek mengatakan, mesin CEIR nantinya akan dikelola Kemenperin bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Lebih lanjut, Taufiek mengklaim bahwa pemblokiran ponsel BM akan berjalan sesuai jadwal dan sudah mulai efektif hari ini.

Namun, hal berbeda dikatakan oleh ATSI dan APSI. Dihubungi secara terpisah, Marwan mengatakan, pihaknya belum melakukan apa pun terkait pemblokiran ponsel BM.

Hal senada juga dilontarkan Ketua Bidang Hubungan Pemerintahan Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI), Syaiful Hayat.

“(Hari ini) belum efektif, saya pikir paling lambat 31 Agustus bisa berjalan,” jelas Syaiful melalui sambungan telepon.

Seperti yang dikatakan Marwan, salah satu kendalanya ada di administrasi. Selebihnya, Syaiful mengatakan, aturan IMEI siap dijalankan.

“Ada beberapa proses yang perlu dilakukan oleh operator seluler dan pengelola CEIR, butuh waktu beberapa hari ke depan,” jelasnya.

Syaiful berharap agar aturan IMEI tidak lagi molor dan bisa segera berlaku. Seperti diberitakan sebelumnya, aturan IMEI sudah diimplementasikan pada 18 April lalu.

Namun, aturan ini dinilai belum optimal hingga saat ini karena ponsel BM masih dapat terhubung ke jaringan seluler.

Aturan ini berjalan ke depan, artinya ponsel BM yang dibeli dan sudah terkoneksi dengan jaringan operator seluler di Indonesia sebelum tanggal 18 April tetap bisa digunakan.

 

Xiaomi Potong Harga Redmi 8, Redmi Note 8, dan Redmi 8A Pro

Merayakan ulang tahun ke-10, Xiaomi Indonesia memberikan potongan harga khusus untuk pembelian ponsel Redmi 8, Redmi Note 8, dan Redmi 8A Pro.

Harga ketiga ponsel seri Redmi 8 itu dipangkas sebesar Rp 200.000. Harga khusus ini berlaku mulai tanggal 24 Agustus hingga 31 Agustus 2020.

Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, mengatakan bahwa program ini merupakan rasa terima kasih kepada pengguna setia Xiaomi di Indonesia. Menurut Alvin, Indonesia menjadi salah satu pasar yang penting bagi Xiaomi.

“Inilah cara kami berterima kasih atas dukungan dari pengguna dan mitra setia dengan
menghadirkan beragam kejutan seperti peluncuran produk dan promo menarik,” kata Alvin dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8/2020).

Potongan harga ini bisa didapatkan langsung melalui pembelian di halaman resmi Mi.com dan sejumlah e-commerce rekanan.

Dari pantauan KompasTekno, harga Redmi 8, Redmi Note 8, dan Redmi 8A Pro di halaman Mi.com sudah mendapat pemotongan harga.

Berikut perubahan harga Redmi 8, Redmi 8A Pro, Redmi Note 8, dan Redmi Note 8 Pro tanggal 24 hingga 30 Agustus 2020:

Redmi 8 (3 GB/32 GB) Rp 1.749.000 menjadi Rp 1.549.000
– Redmi 8A Pro (2 GB/32 GB Rp 1.599.000 menjadi Rp 1.449.000
– Redmi 8A Pro (3 GB/32 GB) Rp 1.699.000 menjadi Rp 1.549.000
– Redmi Note 8 (3 GB/32 GB) Rp 2.099.000 menjadi Rp 1.949.000
– Redmi Note 8 (4 GB/64 GB) Rp 2.299.000 menjadi Rp 2.099.000
– Redmi Note 8 (6 GB/128 GB) Rp 2.899.000 menjadi Rp 2.649.000
– Redmi Note 8 Pro (6 GB/64 GB) Rp 3.099.000 menjadi Rp 2.899.000
– Redmi Note 8 Pro (6 GB/128 GB) Rp 3.499.000 menjadi Rp 3.299.000

Selain potongan harga untuk Redmi 8 series, Xiaomi juga masih akan memberikan sejumlah promosi dalam beberapa waktu ke depan.

Di antaranya adalah potongan harga senilai Rp 1 juta untuk pembelian Mi 10 dan diskon 15 persen untuk pembelian produk ekosistem lainnya. Namun, promo ini belum diumumkan secara resmi oleh Xiaomi.

Punya Baterai 6.000 mAh, Realme C15 Bisa Jadi “Power Bank”

Realme baru saja meluncurkan ponsel terbarunya, Realme C15 di Indonesia. Fitur andalan ponsel ini adalah baterainya yang berkapasitas 6.000 mAh dan telah mendukung fitur Quick Charge 18 Watt.

Daya yang tersimpan di baterai besar tersebut bisa dibagikan ke perangkat lain karena Realme C15 telah mendukung fungsi reverse charging melalui kabel USB OTG.  Artinya, pengguna dapat memanfaatkan Realme C15 sebagai power bank.

Dalam acara peluncuran yang diadakan secara online, Selasa (28/7/2020), Product Manager Realme Indonesia Felix Christian mengatakan Realme C15 bisa digunakan mengisi baterai berbagai gadget seperti ponsel, smartwatch, hingga earphone TWS.

“Keluaran dayanya (reverse charging) 6,5 watt,” ujar Felix. Realme C15 diklaim dapat mengisi baterai Realme Watch hingga 16 kali, Realme Band hingga 33 kali, dan Buds Air Neo hingga 6 kali.

Fitur reverse charging sendiri sebenarnya sudah lama ada di ponsel Android, baik buatan Realme maupun dari merek lain. Sebelumnya, ponsel C11 yang juga besutan Realme juga memiliki kemampuan serupa, meski kapasitas baterainya lebih kecil di angka 5.000 watt.

Untuk jenis konektornya, Realme C15 masih mengandalkan micro USB. Felix beralasan ini karena pengguna di Indonesia masih banyak mengandalkan port tersebut, dibanding USB tipe C yang lebih modern.

Selain baterai 6.000 mAh, Realme C15 dibekali chip MediaTek Helio G35, layar IPS LCD 6,5 inci dengan resolusi Full HD Plus, dan empat kamera belakang.

Harganya dipatok sebesar Rp 2 juta untuk varian 3 GB/ 64 GB, Rp 2,2 juta untuk varian 4 GB/ 64 GB, dan Rp 2,5 juta untuk varian 4 GB/ 128 GB. Ada dua pilihan warna yang disediakan, yakni Marine Blue dan Seagull Silver.

 

Mirrorless Sony A7S Mark III Meluncur, Bisa Rekam Video 4K 120 FPS

Lama ditunggu, Sony akhirnya memperkenalkan kamera mirrorless terbaru dari seri full-frame A7S, yakni A7S Mark III. Kamera ini merupakan penerus dari model A7S Mark II sebelumnya yang hadir lima tahun lalu.

A7S Mark III menggunakan sensor full-frame EXMOR R CMOS backside-illuminated (BSI), masih dengan resolusi 12 MP seperti dua model terdahulu. Sensor tersebut dipasangkan dengan prosesor gamber Bionz XR.

Lini A7S memang mengutamakan kinerja low-light dan video sehingga resolusi sensornya tidak setinggi seri A7 maupun A7R. Meski demikian, A7S Mark III sanggup merekam video 4K dengan tingkat sensitivitas hingga ISO 409.600.

Kamera ini juga dapat merekam video 4K dengan frame rate 120 FPS dan video HLD HDR 10-bit 4:2:2 di dalam kamera, atau video 16-bit RAW di recorder eskternal via HDMI. Sony turut mengklaim bahwa A7S Mark III memiliki rentang dynamic range hingga lebih dari 15 stop.

Color profile yang didukung mencakup S-Gamut, S-Gamut 3, dan S-Gamut3.Cine. Ada juga dukungan format video XAVC HS dengan codec H.265 yang lebih efisien, sebagaimana dihimpun dari GSM Arena, Rabu (29/7/2020).

Sistem autofokus A7S Mark III mengandalkan 759 titik phase-detect AF yang mencakup 92 persen area frame. Kecepatan burst yang mampu dihasilkan adalah 10 frame per detik, dengan fitur eye AF yang bisa digunakan baik di mode foto maupun video.

Seperti A7S Mark II sebelumnya, sensor A7S Mark III memiliki sistem In-Body Image Stabilizer (IBIS) 5-axis yang disebut mampu menghasilkan kompensasi goyangan hinggga 5.5 stop.

Untuk pertama kalinya di jajaran kamera mirrorless full frame Sony, A7S Mark III mengusung layar sentuh 3 inci dengan engsel fully articulated yang mengayun ke arah samping, dan bisa diputar ke segala arah, termasuk menghadap ke depan.

Electronic Viewfinder memiliki resolusi setinggi 9,44 MP dengan panel OLED.Tak ketinggalan, ada dua card slot yang masing-masing bisa dipasangi kartu memori jenis SDXC/ SDHC UHS-II atau CFexpress tipe A.

A7S Mark III kini menggunakan baterai NP-FZ100 seperti A7 Mark III dan A7R Mark III. Daya tahannya diklaim hingga 60 persen lebih lama dibanding baterai A7S Mark II.

Sony berencana mulai memasarkan A7S Mark III pada bulan September mendatang. Harganya adalah 3.500 dollar AS atau Rp 51,2 juta (body only).